Madura dikenal memiliki potensi energi yang besar, terutama di sektor minyak dan gas bumi. Namun, potensi tersebut tidak cukup hanya dimiliki. Daerah ini juga membutuhkan generasi muda yang siap memahami, mengelola, dan mengambil peran di dalamnya.
Kesadaran itu muncul dalam cerita Siti Fatmawati, atau Fatma, mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Pertamina asal Madura. Dalam sesi podcast bersama Dewan Energi Mahasiswa Madura, Fatma membagikan pengalamannya memilih jurusan yang awalnya terasa asing baginya.
Fatma mengaku semula tidak memiliki gambaran tentang dunia perminyakan. Ia bahkan lebih dulu tertarik pada bidang kesehatan. Namun, dorongan orang tua dan kesadaran akan peluang besar di sektor energi membuatnya berani mencoba jalan baru.
“Jujur, waktu awal masuk Teknik Perminyakan saya benar-benar tidak punya gambaran tentang jurusan ini,” ungkapnya.
Perjalanan kuliah membuat Fatma sadar bahwa ilmu perminyakan sangat dekat dengan kondisi Madura. Sayangnya, masih banyak pelajar Madura yang belum mengenal jurusan ini dan belum mengetahui peluang besar di sektor energi.
Menurut Fatma, kurangnya informasi menjadi salah satu alasan mengapa banyak anak muda belum melirik bidang perminyakan. Padahal, mereka memiliki kemampuan untuk bersaing jika diberi wawasan dan kesempatan sejak awal.
“Kadang kita tidak memilih bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak tahu bahwa peluang itu ada,” jelasnya.
Bagi Fatma, generasi muda Madura tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah yang memiliki potensi energi besar. Mereka perlu mulai membuka wawasan, memperkuat dasar ilmu, dan berani mengeksplorasi jurusan yang mungkin belum familiar.
Kisah Fatma menunjukkan bahwa masa depan tidak selalu dimulai dari pilihan yang sudah dikenal. Terkadang, jalan baru justru membawa seseorang pada peluang yang lebih besar.
Pada akhirnya, masa depan energi Madura bukan hanya tersimpan di bawah tanah, tetapi juga berada di tangan generasi mudanya.
Penulis: Dewan Energi Mahasiswa Madura
Narasumber: Siti Fatmawati, Mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Pertamina asal Madura.